Home » » Perkembangan Sosiologi (ringkasan)

Perkembangan Sosiologi (ringkasan)

Written By Arif Sobarudin on Kamis, 25 Oktober 2012 | Kamis, Oktober 25, 2012

Perkembangan sosiologi berlangsung selama berabad-abad yang dibagi menjadi lima periode yaitu, abad pencerahan, abad revolusi, perubahan besar masyarakat, kelahiran sosiologi dan munculnya sosiologi modern.
1. Abad Pencerahan (abad ke 17)
Abad pencerahan merupakan abad berkembangnya ilmu pengetahuan yang ditandai dengan berbagai macam penemuan di bidang ilmu pengetahuan. Perkembangan ilmu pengetahuan berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat yang sebelumnya dianggap sebagai nasib yang tidak bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
2. Abad Revolusi (abad ke 18)
Ada tiga revolusi besar yang terjadi sepanjang abad ke 18 yang mengakibatkan perubahan besar di seluruh dunia terutama di Eropa. Revolusi tersebut adalah Revolusi Amerika, Revolusi Industri dan Revolusi Prancis.
a. Revolusi Amerika
ditandai dengan didirikannya negara republik di Amerika Utara dengan sistem pemerintahan demokratis. Revolusi Amerika menggugah kesadaran akan pentingnya hak azazi manusia.
b. Revolusi Industri
ditandai dengan terjadinya perubahan besar dalam cara memproduksi dari tenaga manusia ke tenaga mesin. Revolusi industri berpengaruh terhadap munculnya kalangan baru dalam masyarakat yaitu para pemilik modal yang disebut kaum kapitalis (borjuis) dan para pekerja pabrik yang disebut kaum buruh (proletar).
c. Revolusi Prancis
menguatkan tersebarnya semangat liberalisme di segala bidang kehidupan. Di bidang sosial semangat liberalisme muncul dalam kesadaran akan hak asasi manusia sedangkan dalam bidang politik semangat liberalisme tampak dari penerapan hukum atau undang-undang.
3. Perubahan Besar Dalam Masyarakat
Abad Revolusi mengakibatkan terjadinya perubahan besar dalam masyarakat. Gejolak abad revolusi itu menggugah para ilmuan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis dengan penjelasan yang rasional. Artinya:
• Perubahan masyarakat dapat diketahui sebab akibatnya.
• Harus dicari metode ilmiah sebagai alat bantu untuk menjelaskan perubahan itu.
• Dengan metode ilmiah yang tepat perubahan dalam masyarakat dapat diantisipasi sebelumnya.
4. Kelahiran Sosiologi
Sosiologi lahir di Eropa. Istilah sosiologi diperkenalkan oleh Auguste Comte dalam bukunya filsafat positif sebagai pendekatan khusus untuk mempelajari masyarakat. Comte merintis upaya penelitian terhadap masyarakat yang selama berabad-abad dianggap mustahil. Kelahiran sosiologi juga ditandai dengan tampilnya ilmuan besar di bidang sosiologi seperti Pitirim Sorokin, Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, George Simmel dan Max Weber yang semunya berasal dari Eropa. Faktor pendorong utama munculnya sosiologi adalah meningkatnya perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya.
5. Kelahiran Sosiologi Modern
Sosiologi berkembang di Amerika karena gejolak sosial yang terjadi di sana. Gejolak sosial tersebut ditandai dengan berdatangannya imigran dalam jumlah yang besar ke Amerika yang mengakibatkan pesatnya pertumbuhan penduduk, munculnya kota-kota industri baru yang lengkap dengan gejolak kehidupan kota besar.
Di Amerika Serikat, sosiologi dihubungkan dengan usaha-usaha untuk meningkatkan keadaan-keadaan sosial manusia. Selain itu, sebagai pendorong untuk menyelesaikan persoalan yang ditimbulkan oleh kejahatan, pelacuran, pengangguran, kemiskinan, konflik, peperangan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Share this article :

Pasang Iklan

Kunjungan

TERBARU

Entri Populer

 
Copyright © 2011 - 2013. BERBAGI ILMU SOSIAL - All Rights Reserved | Supported by : Creating Website | MENOREH.Net - Media Partner