Home » » PERILAKU DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL

PERILAKU DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Written By Arif Sobarudin on Minggu, 11 November 2012 | Minggu, November 11, 2012

Permasalahan hubungan di antara kelompok horizontal atas dasar perbedaan suku, agama, ras, kedaerahan, maupun glongan dalam masyarakat perlu disikapi secara rasional dengan mengedepankan semangat nasionalisme sehingga tidak mengganggu proses penguatan integrasi sosial dalam rangka menjaga keutuhan masyarakat mejemuka. Upaya yang tepat untuk mendorong intergrasi sosial masyarakat indonesia yang multikultural adalah pendidikan multicultural. Tujuan dari pendidikan tersebut tidak lain utnuk membangun sikap mental yang sesuai dengan kondisi masyarakat multikultural, seperti:
     1.Toleran terhadap kemajemukan sosial dan budaya dalam masyarakat. Pengembangan toleransi sosial dapat mengurangi sikap fanatik berlebihan terhadap perbedaan horizontal (suku,agama,ras, dan antargolongan)
     2.Sikap inklusif yakni kesediaan untuk menerima dan mengakui kehadiran individu lain yang memiliki latar belakang sosial budaya berbeda dengan dirinya. Jadi pendidikan multicultural dimaksudkan untuk mengurangi eksklusivitas kelompok primordial.
     3.Sikap akomodatif yakni kerelaan menerima aspirasi dari kelompok sosial lain yang berbeda. Dalam kehidupan berpolitik, sikap akomodatif dapat mengurangi ptensi konflik maupun disintegrasi.
     4.Sikap demokratis dan antidiskriminasi. Pengembangan sikap menghormati hak asasi manusia tanpa melihat latar belakang primordial dapat mengurangi potensi munculnya politik aliran yang diskriminatif. Dari segi politik, sikap demokratis dan antidiskriminasi dapat mendorong semangat nasionalisme.

http://kristiawan8893.blogspot.com
Share this article :

Pasang Iklan

Kunjungan

TERBARU

Entri Populer

 
Copyright © 2011 - 2013. BERBAGI ILMU SOSIAL - All Rights Reserved | Supported by : Creating Website | MENOREH.Net - Media Partner